Selamat Kepada SD Negeri 01 Baruga yang mendapat penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri tahun 2015

Senin, 07 Oktober 2013

Dilimpahkan ke Pemda, Kemendikbud Titip 25 Persen Butir Soal

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluruskan informasi simpang siur tentang pelaksanaan ujian nasional (unas) jenjang SD. Mereka secara resmi mengumumkan tahun depan unas SD ditiadakan, sebagaimana tahun ini.

Wamendikbud Bidang Pendidikan Musliar Kasim mengatakan, ketentuan tentang penyelenggaraan unas diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) 32/2013 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Dalam pasal 67 ayat satu disebutkan, pemerintah menugaskan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) untuk menyelenggarakan unas untuk pendidikan dasar dan menengah.

Kemudian pada ayat dua ditentukan, unas untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar sebagaimana diatur pada ayat satu dikecualikan untuk jenjang SD/MI/SDLB dan bentuk lain yang sederajat. "Kemendikbud tentu tidak akan melanggar ketentuan dalam PP itu," kata dia di Jakarta kemarin.
   
Mantan rektor Universitas Andalas Padang itu mengatakan, unas untuk SD sejatinya sudah dihapus sejak tahun pelajaran 2012/2013. Selain itu untuk tahun pelajaran 2013/2014 unas untuk SD juga tidak diadakan. "Meskipun tidak ada unas di SD, tetapi ujian akhir tetap ada," paparnya.
   
Musliar menegaskan bahwa unas itu adalah ujian secara nasional yang diselenggarakan oleh BSNP. Ketentuan ini berlaku untuk jenjang SMP dan SMA saja. Sedangkan untuk SD, ujian akhir dijalankan oleh pemerintah provinsi (pemprov). Kemendikbud melalui BSNP hanya menitipkan 25 persen butir soal saja pada ujian tersebut. Tahun depan titip butir soal dari pemerintah pusat pada unas SD tetap sebesar 25 persen.

"Ujian akhir SD kita pasrahkan ke pemda. Tetapi pemerintah pusat tetap meminta ada standarisasi, yakni melalui soal nasional yang dititpkan itu," katanya. Melalui soal yang berstandar nasional itu, Musliar mengatakan pemerintah tetap bisa mengukur kompetensi pendidikan jenjang SD mulai dari tingkat sekolah hingga kabupaten/kota dan provinsi.

Jika tidak ada soal titipan tersebut, Musliar mengkhawatirkan pemetaan kompetensi siswa dan unit sekolah jenjang SD tidak bisa dilakukan. "Jika soal ujian full dari pemda, kami khawatir nilainya nanti 9 dan 8 semuanya," kata dia. Sehingga upaya pemetaan sekolah sesuai kondisi riil tidak bisa dilaksanakan.

Bagaimana dengan resiko kelulusannya? Musliar menuturkan ujian akhir di SD tidak boleh bersebrangan dengan semangat wajib belajar sembilan tahun. Yakni mulai dari jenjang SD dan SMP. "Percuma kita berupaya keras menarik siswa putus sekolah, jika banyak yang tidak lulus di SD gara-gara ujian akhir," katanya.

Dia mengatakan Kemendikbud tidak menyatakan jika seluruh siswa SD peserta ujian akhir akan lulus semuanya. "Jika kita nyatakan seperti itu (lulus semuanya, red) siswa tidak semangat belajar dan bersungguh-sungguh mengerjakan soal ujian," ujarnya. Meskipun begitu Musliar mengatakan idealnya seluruh siswa SD  lulus ujian akhir dan melanjutkan ke SMP semuanya. (wan/KP)
Ujian Nasional SD Ditiadakan
Posted by Ery Gusman | Monday, 07 October 2013   

Dilimpahkan ke Pemda, Kemendikbud Titip 25 Persen Butir Soal

KENDARINEWS.COM (Jakarta): Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluruskan informasi simpang siur tentang pelaksanaan ujian nasional (unas) jenjang SD. Mereka secara resmi mengumumkan tahun depan unas SD ditiadakan, sebagaimana tahun ini.
Wamendikbud Bidang Pendidikan Musliar Kasim mengatakan, ketentuan tentang penyelenggaraan unas diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) 32/2013 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Dalam pasal 67 ayat satu disebutkan, pemerintah menugaskan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) untuk menyelenggarakan unas untuk pendidikan dasar dan menengah.

Kemudian pada ayat dua ditentukan, unas untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar sebagaimana diatur pada ayat satu dikecualikan untuk jenjang SD/MI/SDLB dan bentuk lain yang sederajat. "Kemendikbud tentu tidak akan melanggar ketentuan dalam PP itu," kata dia di Jakarta kemarin.
   
Mantan rektor Universitas Andalas Padang itu mengatakan, unas untuk SD sejatinya sudah dihapus sejak tahun pelajaran 2012/2013. Selain itu untuk tahun pelajaran 2013/2014 unas untuk SD juga tidak diadakan. "Meskipun tidak ada unas di SD, tetapi ujian akhir tetap ada," paparnya.
   
Musliar menegaskan bahwa unas itu adalah ujian secara nasional yang diselenggarakan oleh BSNP. Ketentuan ini berlaku untuk jenjang SMP dan SMA saja. Sedangkan untuk SD, ujian akhir dijalankan oleh pemerintah provinsi (pemprov). Kemendikbud melalui BSNP hanya menitipkan 25 persen butir soal saja pada ujian tersebut. Tahun depan titip butir soal dari pemerintah pusat pada unas SD tetap sebesar 25 persen.

"Ujian akhir SD kita pasrahkan ke pemda. Tetapi pemerintah pusat tetap meminta ada standarisasi, yakni melalui soal nasional yang dititpkan itu," katanya. Melalui soal yang berstandar nasional itu, Musliar mengatakan pemerintah tetap bisa mengukur kompetensi pendidikan jenjang SD mulai dari tingkat sekolah hingga kabupaten/kota dan provinsi.

Jika tidak ada soal titipan tersebut, Musliar mengkhawatirkan pemetaan kompetensi siswa dan unit sekolah jenjang SD tidak bisa dilakukan. "Jika soal ujian full dari pemda, kami khawatir nilainya nanti 9 dan 8 semuanya," kata dia. Sehingga upaya pemetaan sekolah sesuai kondisi riil tidak bisa dilaksanakan.

Bagaimana dengan resiko kelulusannya? Musliar menuturkan ujian akhir di SD tidak boleh bersebrangan dengan semangat wajib belajar sembilan tahun. Yakni mulai dari jenjang SD dan SMP. "Percuma kita berupaya keras menarik siswa putus sekolah, jika banyak yang tidak lulus di SD gara-gara ujian akhir," katanya.

Dia mengatakan Kemendikbud tidak menyatakan jika seluruh siswa SD peserta ujian akhir akan lulus semuanya. "Jika kita nyatakan seperti itu (lulus semuanya, red) siswa tidak semangat belajar dan bersungguh-sungguh mengerjakan soal ujian," ujarnya. Meskipun begitu Musliar mengatakan idealnya seluruh siswa SD  lulus ujian akhir dan melanjutkan ke SMP semuanya. (wan/KP)
- See more at: http://www.kendarinews.com/index.php?option=com_content&task=view&id=8826&Itemid=126#sthash.TWWdFe5n.dpuf

Minggu, 22 September 2013

Menunggu Visitasi Tim Penilai Adiwiyata Nasional

Selangkah lagi SD Negeri 01 Baruga mendapat penghargaan Sekolah Adiwiyata. Pasalnya dari keterangan yang diberikan dari BLH Provinsi menyebutkan bahwa secara administrasi Berkas Portofolio SD Negeri 01, Baruga diterima oleh Tim Penilai Adiwiyata Nasional. 

Warga Sekolah menyambut baik kabar gembira ini, Guru dan Siswa semakin antusias menghadapi kunjungan Tim Penilai Adiwiyata Nasional. 


Jumat, 20 September 2013

3 Siswa SDN 01 Baruga Masuk 10 Besar Kuis Kihajar Tingkat Provinsi

Kuis KiHajar adalah kompetisi tanya jawab soal melalui kuis yang mengandalkan kemampuan siswa/i untuk menjawab soal-soal berbagai mata pelajaran tingkat SD/SMP/SMA melalui siaran TVE dan secara online melalui website kihajar di http://kihajar.kemdikbud.go.id/.

Saat ini ada 3 siswa SDN 01 Baruga Yang masuk nominasi 10 besar. yaitu Ellena Thalia Noveta (Peringkat 1), Ghina Nur Latifah (Peringkat 4) dan Aisyah Aulia Mahaputri Rosadi (Peringkat 8).

Kuis kihajar (Kita Harus Belajar) berlangsung dari bulan Juni dan berakhir pada tanggal 25 Oktober 2013. sementara ini masih berlangsung proses seleksi, sehingga peluang untuk memperbaiki peringkat masih bisa dilakukan.

Selain 3 orang siswa ini, ada 4 orang siswa yang dikutkan, namun saat ini peringkat mereka masih di bawah 10 besar.  Mereka adalaha Ravy Julian Arief, Nindy Nur Amalia, Reisya Ayuni, dan Mei Sanistia. pada dasarnya jumlah peserta yang ikutkan tidak terbatas, karena program kihajar ini diperuntukkan kepada siswa SD/SMP/SMA diseluruh Indonesia.

Soal-soal dalam kuis kihajar disesuaikan dengan 7 mata pelajaran di SD, 7 mata pelajaran itu diantaranya; 1) Bahasa Indonesia, 2) Matematika, 3) PKn, 4) IPS, 5) IPA, 6) Bahasa Inggris dan 7) Penjas.  Tingkat kesukaran soalpun beragam mulai yang mudah, sedang sampai sukar.

Senin, 09 September 2013

33 Standar Penilaian Sekolah Adiwiyata

KOMPONEN 1
STANDAR A
I. A. 1. a
I. A. 1. b
I. A. 2. a
I. A. 3. a
STANDAR B
I. B. 1. a
I. B. 2. a

KOMPONEN 2
STANDAR A
II. A. 1. a
II. A. 2. a
II. A. 3. a
II. A. 4. a
II. A. 5. a
II. A. 6. a
II. A. 7. a
STANDAR B
II. B. 1. a
II. B. 2. a
II. B. 3. a

Kunci Jawaban Latihan Soal



IPA KELAS V
MATERI SISTEM PERNAPASAN

PILIHAN GANDA
1.      Alat Pernapasan Manusia
a.       Rongga Hidung
Pada permukaan rongga hidung terdapat rambut-rambut halus dan selaput lendir yang berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam rongga hidung.
b.      Pangkal Tenggorok
Pangkal tenggorok disusun oleh beberapa tulang rawan yang membentuk jakun. Pangkal tenggorok dapat ditutup oleh katup pangkal tenggorok (epiglotis). Pada waktu menelan makanan, katup tersebut menutup pangkal tenggorok dan pada waktu bernapas katu membuka. Pada pangkal tenggorok terdapat selaput suara yang akan bergetar bila ada udara dari paru-paru, misalnya pada waktu kita bicara.
c.       Batang tenggorok
Batang tenggorok (trakea) terletak di sebelah depan kerongkongan. Di dalam rongga dada, batang tenggorok bercabang menjadi dua cabang tenggorok (bronkus). Di dalam paru-paru, cabang tenggorok bercabang-cabang lagi menjadi saluran yang sangat kecil disebut bronkiolus. Ujung bronkiolus berupa gelembung kecil yang disebut gelembung paru-paru (alveolus).
d.      Paru-paru
Paru-paru
terletak di dalam rongga dada. Rongga dada dan perut dibatasi oleh siuatu sekat disebut diafragma. Paru-paru ada dua buah yaitu paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Paru-paru kanan terdiri atas tiga gelambir (lobus) yaitu gelambir atas, gelambir tengah dan gelambir bawah. Sedangkan paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir yaitu gelambir atas dan gelambir bawah. Paru-paru diselimuti oleh suatu selaput paru-paru (pleura). Alveolus dalam paru-paru jumlahnya sangat banyak, lebih kurang 300 juta alveolus. Luas permukaan seluruh alveolus diperkirakan 100 kali lebih besar daripada permukaan tubuh. Alveolus dikekelingi pembuluh-pembuluh kapiler darah.
2.      Pada permukaan rongga hidung terdapat rambut-rambut halus dan selaput lendir yang berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam rongga hidung
3.      Volume udara
  1. Volume tidal (500 mL): volume udara yang dihirup dan dikeluarkan pada keadaan istirahat.
b.      Volume suplemen (±1.500 mL): volume udara yang masih dapat dikeluarkan setelah ekspirasi biasa (tidal).
c.       Volume komplemen (±3.000 mL): volume udara yang masih dapat dihirup setelah inspirasi biasa (tidal).
d.      Volume residu (±1.200 mL): volume udara yang tersisa setelah melakukan ekspirasi maksimal. Volume residu tidak dapat dikeluarkan dengan ekspirasi biasa. Volume residu disebut juga dengan udara cadangan.
e.       Kapasitas vital (±5.000 mL): jumlah volume total dari volume tidal, volume suplemen, dan volume komplemen. Dengan kata lain, kapasitas vital adalah volume maksimal udara yang dapat dihembuskan setelah inspirasi maksimal.
f.       Kapasitas total paru-paru: jumlah volume residu ditambah kapasitas vital paru-paru.
4.      pernapasan perut, selama inspirasi otot diafragma berkontraksi sehingga posisi permukaan diafragma menjadi mendatar. Akibatnya, volume rongga dada dan paru-paru membesar. Membesarnya volume paru-paru menyebabkan tekanan udara di dalamnya menjadi lebih rendah daripada tekanan udara di luar paru-paru sehingga udara masuk ke paru-paru
5.      paru terdiri dari 2 bagian yaitu
  1. Paru-paru kanan, terdiri dari 3 lobus (belah paru),
·         Lobus pulmo dekstra superior,
·         Lobus medial
·         Lobus inferior
  1. Paru-paru kiri, terdiri dari 2 lobus (belah paru),
·         pulmo sinister lobus superior
·         lobus inferior.
6.      Tujuan utama bernapas adalah untuk kelangsungan hidup kita manusia, karena dalam sistem pernapasan kita menghirup yang berkaitan dengan hemoglobin yang ada dalam sel darah merah lalu diangkut dan diedarkan ke seluruh tubuh kita. Dalam sel-sel tubuh ini oksigen akan bereaksi dengan makanan dan menghasilkan energy yang digunakan untuk aktifitas sehari-hari.
7.      Hidung merupakan alat pertama yang dilalui udara dari luar. Di dalam rongga hidung terdapat rambut dan selaput lendir. Rambut dan selaput lendir berguna untuk menyaring udara, mengatur suhu udara yang masuk agar sesuai dengan suhu tubuh, dan mengatur kelembapan udara.
8.      Oksigen yang diperlukan untuk oksidasi diambil dari udara yang kita hirup pada waktu kita bernapas. Pada waktu bernapas udara masuk melalu saluran pernapasan dan akhirnyan masuk ke dalam alveolus. Oksigen yang terdapat dalam alveolus berdifusi menembus dinding sel alveolus. Akhirnya masuk ke dalam pembuluh darah dan diikat oleh hemoglobin yang terdapat dalam darah menjadi oksihemoglobin. Selanjutnya diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Oksigennya dilepaskan ke dalam sel-sel tubuh sehingga oksihemoglobin kembali menjadi hemoglobin. Karbondioksida yang dihasilkan dari pernapasan diangkut oleh darah melalui pembuluh darah yang akhirnya sampai pada alveolus Dari alveolus karbon dioksida dikeluarkan melalui saluran pernapasan pada waktu kita mengeluarkan napas. Dengan demikian dalam alveolus terjadi pertukaran gas yaitu oksigen masuk dan karnbondioksida keluar.
9.      1. Bronkus, 2. Batang tenggorokan, 3. Bronkiolus dan 4.
10.  Paru-paru diselimuti oleh suatu selaput paru-paru yang disebut pleura

B. ISIAN
1.      Darah
2.      Pundi-pundi udara
3.      Cacing
4.      Insang dan kulit
5.      Tenggorokan
6.      Oksigen digunakan untuk bernapas
7.      Semua makhluk hidup bernapas untuk melangsungkan hidupnya
8.      Energy
9.      Ingsang dan kulit
10.  Paru-paru

C. URAIAN
1.      Alat pernapasan manusia
  1. Hidung :
·         menyaring udara yang masuk.
·         menyesuaikan suhu udara yang masuk.
·         menghirup udara.
·         mengeluarkan karbondioksida.
  1. Tenggorokan/trakea
menyalurkan dan menyaring udara yang masuk kedalam paru-paru kita.
  1. Paru-paru :
Di paru-paru terdapat alveolus yang bertugas untuk menukar oksigen menjadi karbon dioksida.
2.      Karena jika kita bernapas lewat hidung, udara yang masuk akan disaring terlebih dahulu oleh bulu-bulu hidung. sehingga udara yang masuk lebih bersih. Sedangkan lewat mulut tidak disaring.
3.      paru-paru, trakea, insang, dan kulit
4.      kupu-kupu, lebah, dan belalang
5.      Paus mempunyai sistem sirkulasi yang khas yang dapat mengalirkan darah secara langsung dari organ menuju otak. Melalui cara ini, sampai saat ikan paus muncul di permukaan air untuk bernafas, ia tetap dapat mengirim oksigen di dalam tubuhnya secara langsung ke otak, organ yang paling membutuhkan oksigen.
Melalui cara ini ikan paus dapat tetap berada di bawah laut selama kurang lebih 15 – 20 menit tanpa bernafas

Jumat, 30 Agustus 2013

Penilaian Sekolah Adiwiyata Nasional

Sejauh ini persiapan SD Negeri 01 Baruga menghadapi penilaian Sekolah Adiwiyata Nasional semakin ditingkatkan. ada berbagai pembenahan yang dilakukan terhadap 4 komponen Adiwiyata. salah satunya adalah kegiatan-kegiatan Guru dan Siswa mulai di buatkan data secara lengkap, selain itu menjalin koordinasi dengan Sekolah Pembina Adiwiyata (SMPN 17 Kendari) dan BLH Kota Kendari sehingga komponen-komponen yang masih kurang dapat ditingkatkan.

Kepala SD Negeri 01 Baruga Hj. Djasni, S.Pd.SD. menuturkan bahwa menghadapi penilaian Adiwiyata pada bulan September, kami banyak melakukan pembenahan, berupaya meningkatkan komponen yang masih kurang. seluruh warga sekolah dilibatkan serta dalam kegiatan. Meskipun pada saat ini guru-guru sedang disibukkan dengan kurikulum baru, utamanya kelas I dan kelas IV yang sekarang menggunakan kurikulum 2013. namun tetap kami jalin koordinasi untuk mensukseskan sekolah adiwiyata ini.

Kunjungan ke Museum Wallacea UHO

Kegiatan Anggota Pramuka Penggalang dan Pramuka Siaga Pangkalan SD Negeri 01 Baruga Berkunjungan ke Museum Wallacea Universitas Halu Oleo (UHO) pada Sabtu 31 Agustus 2013. Para Anggota Pramuka sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Kegiatan tersebut berjalan lancar dan sukses berkat kerja sama sekolah dengan Museum Wallacea Universitas Halu Oleo (UHO).

Inilah beberapa gambar Kunjungan Anggota Pramuka di  Museum Wallacea UHO.