Selamat Kepada SD Negeri 01 Baruga yang mendapat penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri tahun 2015

Selasa, 28 Mei 2013

WEBSITE LAYANAN P2TK DIKDAS

INFORMASI PERPINDAHAN ALAMAT WEBSITE LAYANAN P2TK DIKDAS


LEMBAR INFO GURU :
  1. http://223.27.144.195/info.php
  2. http://223.27.144.195:8081/info.php
  3. http://223.27.144.195:8082/info.php
  4. http://223.27.144.195:8083/info.php

LEMBAR CEK SK GURU
  1. http://223.27.144.198:8000/

SOSIALISASI NARKOBA

COMING SOON!!!

UKS SDN 1 BARUGA BEKERJA SAMA DENGAN BNN KOTA KENDARI AKAN MENGADAKAN SOSIALISASI NARKOBA OLEH BNN KOTA KENDARI PADA  
  • HARI SABTU TANGGAL 1 JUNI 2013 
  • PUKUL 08.00 - 11.00 WITA
  • TEMPAT RUANG LRC SDN 1 BARUGA
DENGAN TEMA "PENGARUH NARKOBA TERHADAP PRESTASI PESERTA DIDIK" SEBAGAI NARASUMBER DALAM KEGIATAN TERSEBUT ADALAH KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL KOTA KENDARI IBU HJ. MURNIATY

Catatan : Jadwal Kegiatan sewaktu-waktu dapat berubah sesuai kondisi.

Rabu, 22 Mei 2013

WISATA KE TAMAN MAKAM PAHLAWAN WATUBANGGA

Siswa-siswi sedang Menabur Bunga
Suasana hening  Taman Makam Pahlawan Watubangga Kota Kendari berubah menjadi ramai dengan suara riuh siswa-siswi SD dan SMP Se Kecamatan Baruga. Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Pada hari Kamis (23/5). Dinas Sosial Kota Kendari bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari mengadakan kegiatan kunjungan wisata ke  Taman Makam Pahlawan Watubangga. Kegiatan ini diperuntukkan bagi pelajar tingkat SD dan SMP Se Kecamatan Baruga. 

Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Kendari pelaksanaan kegiatan ini adalah salah satu rangkaian dari kegiatan memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada hari Senin (20/5) dengan tujuan sebagai salah satu wujud penghargaan atas jasa-jasa para pejuang terdahulu yang telah mengorbankan harta dan jiwa untuk membebaskan tanah air dari cengkraman penjajah. Dari kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat patriotisme para siswa-siswi SD dan SMP yang ikut dalam kegiatan wisata.

Foto Bersama Ketua Panitia dan Pemateri
Pada kesempatan itu siswa-siswi akan mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan upacara, kemudian syarah dan tebar bunga di makam pahlawan lalu materi singkat yang disampaiakan oleh kepala legiun veteran Kota Kendari serta diakhiri dengan penutupan oleh panitia pelaksana. Siswa-siswi yang ikut dalah kegiatan ini sangat antusias. Terbukti dari semua SD dan SMP yang diundang akhirnya dapat semua menghadiri kegiatan dengan membawa siswa-siswi Sebanyak 25 orang dan 2 guru pendamping. Pembukaan akan dimulai pada pukul 07.30 WITA hingga berakhir pada pukul 11.00 WITA.

Sry (11 tahun)
Secara keseluruhan terdapat 67 makam pahlawan, yang terbagi menjadi dua tempat yakni di sebelah kiri tugu terdapat 6 makam kristiani dan sebelah kanan tugu terdapat 61 makan islam. Siswa-siswa SD Negeri 01 Baruga yang dibawah adalah perwakilan dari kelas V­­A – VD sebanyak 25 siswa. menurut Sry (11 tahun) siswa yang ikut kegiatan. Banyak hal yang saya dapat dari kegiatan ini. “tadi aku dan teman-teman syarah segaligus menabur bunga di makam para pahlawan. Makam-makan yang aku kunjungi salah satunya makam Abd. Muis Larekang. Sebenarnya masih banyak lagi makam yang lain tapi karena tulisan nama di batu nisannya sudah tidak jelas jadi susah dibaca”.

Menurut guru pendamping ibu Magdalena, S.Pd.SD. kegiatan yang diikuti siswa-siswi kali ini sangat bagus dan sekolah sangat mendukung kegiatan yang seperti ini. Kami sangat senang dengan adanya kegiatan kunjungan wisata ke Taman Makam Pahlawan Watubangga, melalui kegiatan ini siswa-siswa kami belajar mengenal para pahlawan di Sulawesi tenggara, selain itu mereka dapat merasakan perjuangan para pahlawan untuk mencapai kemerdekaan, dapat menghargai jasa para pahlawan dan yang sangat penting adalah meningkatkan jiwa patriotisme siswa.

Kemdikbud Rilis Situs Layanan PADAMU NEGERI

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) merilis situs Layanan Sistem Informasi Terpadu Online. Tepat pada Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2013, situs yang diberi nama PADAMU NEGERI ini resmi dirilis oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan - Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK-PMP).
PADAMU NEGERI merupakan singkatan dari Pangkalan Data Penjaminan Mutu Pendidikan Negara Kesatuan Republik Indonesia. PADAMU NEGERI wujud upaya mendorong terwujudnya program-program pembangunan untuk peningkatan Mutu Pendidikan Nasional baik di tingkat pusat dan daerah.

Semangat Kebangkitan Nasional menjadi dasar dibukanya semangat memberikan pelayanan prima pada masyarakat, bukan sekedar pelayanan birokrasi, untuk dunia pendidikan Indonesia. PADAMU NEGERI dibangun sebagai pusat layanan data terpadu yang bersumber dari atau ke sistem transaksional BPSMPK-PMP.

PADAMU NEGERI sedang mempersiapkan proses VerVal Ulang NUPTK
Situs yang beralamat http://padamu.kemdikbud.go.id ini menyajikan informasi layanan terpadu, yang meliputi; Evaluasi Diri Sekolah (EDS), NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan), Sertifikasi PTK, dan Diklat PTK. Padamu Negeri terbuka untuk menjadi salah satu layanan pusat sumber data bagi program-program terkait lainnya baik di lingkungan internal atau eksternal Kemdikbud.
Saat ini situs PADAMU NEGERI sedang mempersiapkan diri dalam proses VerVal Ulang NUPTK, yang dimulai 3 Juni mendatang. Tidak hanya melibatkan Admin Dinas Pendidikan Kab/Kota, nantinya dalam proses VerVal Ulang NUPTK juga Admin setiap sekolah. PADAMU NEGERI bisa menyajikan data-data yang faktual, transparan, obyektif, akurat, akuntabel dan berkesinambungan untuk kemajuan Pendidikan Indonesia.

Selasa, 30 April 2013

Kerja Bakti di Kantor Lurah Lepo-Lepo


Kerja Bakti di Kantor Lurah Lepo-Lepo
Lingkungan yang bersih menjadi dambaan semua orang. Namun tidak mudah untuk menciptakan lingkungan kita bisa terlihat bersih dan rapi sehingga nyaman untuk dilihat. Tidak jarang karena kesibukan dan berbagai alasan lain, kita kurang memperhatikan masalah kebersihatn lingkungan di sekitar kita. Terutama di rumah.

Seiring majunya pemikiran serta kemajuan teknologi di segala bidang kehidupan, maka tingkat kesadaran untuk memiliki lingkungan dengan kondisi bersih seharusnya ditingkatkan dari sebelumnya. Beragam informasi mengenai pentingnya lingkungan dengan kondisi bersih serta sehat dapat ketahui melalui media cetak, elektronik dan online.

Salah satu wujud dari bentuk pemeliharaan lingkungan agar tetap bersih adalah komitmen dari warga masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan salah satunya melalui kerja bakti. Hal itulah yang diupayakan oleh Kelurahan Lepo-Lepo yang merupakan salah satu kelurahan yang tedapat di Kecamatan Baruga Kota Kendari. Dibawah pimpinan Arman, S.Pd sebagai Lurah. Beliau sangat aktif untuk menginstruksikan warganya agar selalu memelihara kebersihan lingkungan. Salah satu program yang dilakukan adalah kerja bakti setiap hari sabtu. Pada hari sabtu seluruh pegawai dilingkup kelurahan Lepo-Lepo bersama warga sekitar bekerja bakti membersihkan kantor-kantor layanan umum yang ada. 

Pada kesempatan itu (27/4), warga SD Negeri  01 Baruga ikut berpartisipasi. SD Negeri 01 Baruga yang terletak di Kelurahan Lepo-Lepo memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Sebagai bentuk pembelajaran pendidikan lingkungan hidup bagi guru dan siswa. Hasimin mengatakan menciptakan lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab semua orang termasuk di dalamnya pemerintah melalui kebijakan dan realisasi tindakan nyatanya. Selanjutnya untuk menumbuhkan tanggung jawab tersebut dibutuhkan proses dan juga langkah nyata. Hal inilah yang kami terapkan di SD Negeri 01 Baruga. Guru-guru memberikan contoh kepada siswa salah satunya yakni ikut serta dalam kerja bakti di kelurahan Lepo-Lepo ini. "Ungkap Guru Penjas SDN 01 Baruga saat kerja bakti”

FOCIL Indonesia melakukan Sosialisasi di SDN 01 Baruga

Muliyadi, La Ode Wahid dan Kepala SDN 01 Baruga

Yayasan FOCIL Indonesia salah satu LSM di lingkup Kota Kendari bekerjasama dengan SD Negeri 01 Baruga dalam bidang Pendidikan Lingkungan Hidup pada hari Rabu tanggal 1 Mei 2013 bertempat di Ruang LRC SD Negeri 01 Baruga melakukan Sosialisasi tentang Pertanian Organik. Peserta sosialisasi adalah guru dan siswa-siswi kelas IV dan kelas V SD Negeri 01 Baruga. Sebagai narasumber adalah Direktur Eksekutif FOCIL Indonesia La Ode Wahid.
 
Materi yang dibawakan berjudul Pertanian Organik. Lebih lanjut, Pertanian organik adalah sistem budidaya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis. Beberapa tanaman Indonesia yang berpotensi untuk dikembangkan dengan teknik tersebut adalah padi, hortikultura sayuran dan buah (contohnya: brokoli, kubis merah, jeruk, dll.), tanaman perkebunan (kopi, teh, kelapa, dll.), dan rempah-rempah. Pengolahan pertanian organik didasarkan pada prinsip kesehatan, ekologi, keadilan, dan perlindungan. Yang dimaksud dengan prinsip kesehatan dalam pertanian organik adalah kegiatan pertanian harus memperhatikan kelestarian dan peningkatan kesehatan tanah, tanaman, hewan, bumi, dan manusia sebagai satu kesatuan karena semua komponen tersebut saling berhubungan dan tidak terpisahkan. Pertanian organik juga harus didasarkan pada siklus dan sistem ekologi kehidupan. Pertanian organik juga harus memperhatikan keadilan baik antarmanusia maupun dengan makhluk hidup lain di lingkungan. Untuk mencapai pertanian organik yang baik perlu dilakukan pengelolaan yang berhati-hati dan bertanggungjawab melindungi kesehatan dan kesejahteraan manusia baik pada masa kini maupun pada masa depan. (Ungkap Direktur Eksekutif FOCIL Indonesia La Ode Wahid saat memberikan materi)

Siswa-Siswi Peserta Sosialisasi Pertanian Organik
Kepala Sekolah SD Negeri 01 Baruga Hj. Djasni, S.Pd mengatakan maksud dan tujuan diselenggarakannya sosialisasi tersebut untuk meningkatkan pengetahuan guru dan siswa mengenai pertanian organik. Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh FOCIL Indonesia. Guru dan Siswa sangat antusias dalam kegiatan ini. antusias para peserta dilihat dari banyaknya pertanyaan para peserta, seperti pertanyaan oleh Nabila (Kelas VA). Bapak tadi menyebutkan daun tanaman  lombok untuk membuat pestisida alami, bagaimana cara pembuatannya dan bahan-bahan apa saja yang digunakan?

Dengan diadakannya sosialisasi tersebut pengetahuan dan kesadaran Guru dan siswa terhadap pertanian organik khususnya menyangkut makanan yang alami, sehingga dapat menciptakan warga SD Negeri 01 Baruga yang peduli akan kesehatan tubuh melalui makanan yang alami.